Iklan PoldaIklan Pajak
You Are Here: Home » Edukasi » Disdik Sumut Data Peserta Ujian Negara

Disdik Sumut Data Peserta Ujian Negara

Disdik Sumut Data Peserta Ujian Negara

Akurasi Data Diperlukan Agar Tak Rugikan Siswa

TERAS-MEDAN.com, Medan – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Mohammad Zein, Jum’at 1 Februari 2013, memerintahkan kabupeten/kota untuk segera mengirimkan seluruh data peserta ujian nasional (UN) untuk mendata berapa pastinya jumlah peserta UN. Perlu validasi data siswa dari kabupaten/kota di Wilayah Sumut, untuk mendata terdaftar tidaknya peserta ujian nasional pada pertengahan April 2013.

ada empat hal penting yang menjadi fokus agar proses penyelenggaraan UN menjadi baik dan kredibel, yakni menjaga tingkat keamanan yang tinggi dan kerahasiaannya agar tidak terjadi kebocoran soal UN ke publik.

Distribusi naskah ujian harus tepat waktu, termasuk jumlah dan bahan/materi yang akan diujikan. Artinya, naskah maupun perangkat soal ujian tidak boleh terlalu cepat dan juga tidak boleh terlalu dekat dengan pelaksanaan ujian untuk memberi ruang pengamanan naskah.

Mengenai paket soal yang dibagikan kepada peserta ujian tahun ini mengalami perubahan. Jika tahun lalu naskah UN untuk satu ruang ujian terdiri dari 5 paket soal yaitu A, B, C, D, E, maka tahun ini dalam satu ruang ujian akan mendapat 20 paket soal dan setiap siswa akan mendapat satu paket soal yang berbeda dengan peserta lainnya.

Proses pelaksanaan ujian harus mendapat jaminan dari panitia penyelenggara UN di tingkat satuan pendidikan di kabupaten/kota masing-masing, bahwa pendistribusian naskah dan perangkat soal tidak terganggu.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kegaduhan dan ketidaknyamanan serta menjaga konsentrasi peserta dalam mengikuti ujian.

Menyangkut sistem evaluasi, Zein mengatakan, UN sebagai penentu kelulusan tetap menggunakan porsi 60:40, presentase dari nilai ujian dan rapor. Untuk tahun ini, persyaratan nilai rapor yang diserahkan kepada penyelenggara UN tingkat provinsi adalah nilai rapor seluruh siswa kelas VII sampai IX untuk tingkat SMP/MTs dan kelas X sampai XII untuk tingkat SMA/MA dan SMK.

“Sedangkan ketentuan nilai rapor untuk tingkat SD/MI masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari penyelenggara UN tingkat pusat. Kepada petugas data ‘online’ dari kabupaten/kota juga diharapkan menjaga akurasi data peserta, jangan sampai terjadi kesalahan yang dapat menjadi kendala bagi siswa ikut UN,” ujarnya.(ms/b)

Social Share Toolbar

Share

Leave a Comment

© 2013 TerasMedan.com

Switch to our mobile site

Scroll to top